Rabu, 25 Maret 2015

Wisata Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur

Siapa yang tidak kenal dengan pulau Komodo yang beberapa tahun lalu tepatnya tahun 2011 dinobatkan sebagai salah satu 7 tempat wisata alam terbaik di dunia (New Seven Wonder of Nature). Penentuan pemenang diperoleh dari hasil voting dan penelitian para ahli, pulau Komodo berhasil meraih voting tertinggi bersama enam tempat wisata lainnya yaitu Air Terjun Iguazu, Hutan Amazon, Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa, Teluk Halong, Pulau Jeju dan Table Mountain.
Komodo
Komodo

Komodo sendiri adalah binatang reptil berbentuk raksaka dan besarnya melebihi buaya. Komodo meruapakan hewan berkulit tebal sehingga selalu unggul bertarung melawan habitat jenis lainnya. Kata guide di pulau Komodo megatakan Komodo selalu memang bertarung melawan ular Cobra. Komodo meruapakan hewan yang mempunyai indra penciuman paling tajam, terutama mencium darah. Bagi wanita yang mengalami datang bulan sebaiknya lebih berhati-hati ketika mengelilingi pulau Komodo atau sebaiknya bicara sama guide untuk memberikan perlindungan ekstra. Seperti halnya dengan banteng, Komodo sangat tertarik dengan warna merah, sebisa mungkin hindari pakaian warna merah. Komodo mempunyai kecepatan tinggi dalam mengejar lawan dengan arah lurus, namun sulit untuk belok-belok. Tips dari guide setempat bila dikejar Komodo harus lari dengan pola zik-zak untuk menghindari terjangannya.
Pintu masuk pulau Rinca, Flores
Pintu masuk pulau Rinca, Flores

Habitat Komodo sebenarnya tidak hanya di pulau Komodo saja, di pulau Rinca juga ada komodo. Dalam paket wisata di kepulauan Komodo, Anda akan diarahkan mengunjungi pulau Komodo dan pulau Rinca. Di Pulau Rinca tidak berpenduduk namun terdapat beberapa habitat Komodo berukuruan sedang, namun buas. Kata penjaga di pulau tersebut banyak turis asing keluar jari jalur yang telah ditentukan sebagai tempat jelajah akhirnya dimakan Komodo.
Pintu masuk pulau Komodo, Flores
Pintu masuk pulau Komodo, Flores

Sedangkan di pulau Komodo terdapat kampung Komodo yang mayoritas beragama muslim. Di pulau Komodo inilah banyak ditemukan Komodo berukuran besar. Rute pendakian juga lebih panjang dibandingkan yang ada di pulau Rinca. Ada 3 rute pendakian/ jelajah yang ditawarkan pihak guide yaitu dekat, sedang, dan jauh.


Monumen peresmian pulau Komodo
Monumen peresmian pulau Komodo

Sejarah Ditemukannya Pulau Komodo
Pada tahun 1910, Letnan Steyn Van Hens Broek pergi ke Pulau Komodo untuk membuktikan laporan pasukannya yang mengatakan bahwa terdapat binatang semacam naga di pulau ini. Broek bersama pasukannya yang sudah terlatih kemudian memutuskan untuk datang ke pulau ini untuk memburu binatang tersebut. Dia dan pasukannya berhasil membunuh satu komodo yang kemudian difoto dan dikirim ke Botanical Garden di Bogor.

Tahun 1912 adalah tahun pertama kali keberadaan komodo diketahui umum melalui jurnal yang ditulis Peter A. Ouwens dan dimuat di surat kabar harian milik Hindia Belanda. Ouwens merupakan Direktur Museum Zoologi di Bogor. Kemudian pada tahun 1915, pemerintahan Belanda mulai melarang pemburuan komodo karena khawatir binatang ini akan punah. Pulau Komodo dibuka ke publik dan ditetapkan seagai taman nasional sejak tahun 198 oleh presiden RI ke-2 Soeharto.
Pulau komodo tampak dari atas
Pulau komodo tampak dari atas

Komodo raksasa di pulau Komodo
Komodo raksasa di pulau Komodo

Transportasi Menuju Pulau Komodo
Dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, naik pesawat turun bandara Singaraja Bali - kemudian ganti dengan pesawat tujuan Labuhan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Dari Sulawesi, Papua, Maluku, bisa dengan pesawat tujuan Labuhan Bajo.

Sesampainya di Labuhan Bajo pergi ke pelabuhan Bajo dengan naik angkot/ travel. Sesampainya di pelabuhan carilah kapal/ perahu yang menyediakan paket wisata di kepuluan Komodo. Banyak sekali agen paket wisata ditemui di sana. Mengenai harga sewa perahu/ kapal tergantung dari besar kecilnya kapal. Jangan segan-segan untuk menawar dengan harga terbaik, dan minta paket wisatanya apa saja.

Paket Wisata di Kepulauan Komodo
  1. Pulau Komodo
  2. Pulau Rinca
  3. Pink Beach
  4. Pulau Bidadari
  5. Pulau Kalong.
Hotel/ Penginapan di Labuhan Bajo
Masalah hotel/ penginapan sebagai tempat istirahat di Labuhan Bajo banyak sekali mulai dari harga Rp. 50.000-Rp. 1.000.000 per/ malam ada. Letaknya pas di depan pelabuhan Bajo, cukup dengan jalan kaki Anda bisa memilih hotel sesuai budget.

2 comments

admin mau tanya monumen komodo sih sudah jadi blum ya, katanya dulu d tahun 2011 mau ada monumen komodo waktu ada vote buat pulau komodo jadi 7 keajaiban dunia baru

Kalau monumen Komodonya masih buatannya pak Soeharto yang dulu. Yang jadi bandaranya kok :)

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon