Sabtu, 28 Maret 2015

Wisata Simpang Lima Gumul Kediri

Sejarah di Kediri dulunya terkenal dengan beberapa kerajaan besar di Jawa Timur seperti kerajaan Kadiri, kerajaan Janggala, dan kerajaan Panjalu. Ingin mengenang kejayaan Kediri dengan segala peninggalannya kini telah dibangun Simpang lima Bungul. Simpang Lima Bungul dibangun terinspirasi dari Jongko Jojoboyo, raja dari Kerajaan Kediri abad ke-12 yang ingin menyatukan lima wilayah di Kabupaten Kediri.

Simpang Lima Bungul terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tepatnnya di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten, Kediri. Monumen Simpang Lima Gumur Kediri dibangun selama 5 tahun mulai tahun 2003 sampai resmikannya tahun 2008.
Simpang Lima Gumul Kedir (Malam)
Simpang Lima Gumul Kedir (Malam)

Monumen Simpang Lima Kediri merupakan ikon Kabupaten Kediri. Lokasi monumen ini berjarak sekitar 6 kilometer dari kota Kediri atau sekitar 120 km dari Bandara Juanda Surabaya. Kawasan ini diproyeksikan menjadi kota baru dan pusat perdagangan Jawa Timur bagian barat (Central Business District).

Bangunan Simpang Lima Gumul tidak seperti bangunan peninggalan Jawa melainkan menyerupai Arc de Triomphe yang berada di Paris, Perancis. Belum ada sumber dan bukti yang jelas kenapa membuat monumen ala eropa.
Simpang Lima Gumul Kediri (Siang)
Simpang Lima Gumul Kediri (Siang)

Di setiap jalan persimpangan terdapat 1 area parkir, jadi di persimpangan manapun pengunjung berhenti dengan mudah mereka memarkirkan kendaraannya. Dan dari masing-masing area parkir pengunjung dapat langsung menuju area monumen dengan melewati terowongan bawah jalan yang bersih. Unik bukan?

Monument "Simpang Lima" yang memiliki luas bangunan 804 meter persegi, di tumpu 3 tangga  3 meter dari dasar pura, dan tinggi 25 meter. Jika naik ke atap monument, maka dapat kita lihat keseluruhan kindahan Kediri. Luas kawasan Simpang Lima perdagangan ini secara keseluruhan adalah 37 hektar.
Relief asal mula Kediri

Di dinding monument Kediri terpahat relief-relief tentang sejarah Kediri, kesenian dan kebudayaan yang mencerminkan kota administratif tersebut. Luas dan tinggi monument mencerminkan tanggal, bulan dan tahun hari jadi Kabupaten Kediri, yaitu 25 maret 804 Masehi. 

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon