Rabu, 06 Januari 2016

12 Patung Keagamaan Tebesar di Indonesia

Selain Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang terkenal sampai dunia internasional akan patung yang terdapat di Candi, ternyata Indonesia juga mempunyai 12 patung keagamaan terbesar di Nusanatara. Bedanya dengan Borobudur dan Prambanan, patung ini bukan peninggalan zaman kerajaan namun dibuat oleh manusia modern dengan tema keagamaan.

12 patung keagamaan ini tersebar di seluruh Indonesia mulai pulau Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, NTT, dan Papua. 12 patung keagamaan ini mewakili agama Hindu, Budha, Kristen, dan Yahudi. Mengunjungi 12 patung keagamaan di seluruh Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri karena dapat melihat karya anak bangsa yang tiada tara.

Berikut Ini 12 Patung Keagamaan Terbesar di Indonesia:

1. Garuda Wisnu Kencana, Kabupaten Badung
Garuda Wisnu Kencana, Kabupaten Badung

Patung Garuda Wisnu Kencana menjadi satu dengan kompleks taman Budaya  Garuda Wisnu Kencana (Garuda Wisnu Kencana Cultural Park). Taman ini terletak sekitar 40 km dari Denpasar, tepatnya di Kabupaten Badung. Di taman ini terdapat Patung Dewa Wisnu yang digambarkan sedang mengendarai tunggangannya, yakni Garuda. Patung ini dimulai pengerjaannya pada tahun 1997 dan rencananya akan selesai tahun 2005 silam.

Namun, karena  masalah pendanaan, hingga kini patung tersebut belum selesai pengerjaannya. Walaupun hingga kini pengerjaannya belum selesai, namun patung ini diperkirakan akan menjadi patung terbesar dan tertinggi di Indonesia dengan  tinggi patung yang mencapai 126 meter dan lebar bentangan sayap Garuda  mencapai 66 meter. Patung karya pemahat I Nyoman Nuarta ini diharapkan bisa lebih menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Bali.

2. Patung Yesus Memberkati Kota Manado, Manado


Patung Yesus Memberkati Kota Manado, Manado

Inilah landmark baru Sulawesi Utara khususnya kota Manado. Patung Yesus ini terletak di bukit tertinggi perumahan Citraland. Tinggi patung ini sekitar 30 meter, Sedangkan tinggi penopangnya  20 meter.  Jadi keseluruhan tinggi patung ini adalah 50 meter.  Patung ini tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) Sebagai patung Yesus tertinggi di empat benua, yakni Asia, Eropa, Afrika, dan Australia. Hingga kini, patung ini adalah patung Yesus tertinggi ke-dua di dunia setelah patung Kristus Penebus (Cristo Redentor) di Brazil.

Untuk mencapai patung ini, para pengunjung harus melewati 200 buah anak tangga dan 14 pemberhentian. Ini merupakan replica Jalan Salib yang dilalui Yesus ketika akan disalibkan. Patung ini berbeda dengan patung-patung Yesus pada umumnya. Dengan kemiringan 20 derajat, patung ini menggambarkan Yesus yang sedang memberkati Kota Manado. Patung ini kini menjadi tempat wisata religi khususnya bagi umat Nasrani

3. Patung Buddha Tidur, Mojokerto

Patung Buddha Tidur, Mojokerto

Patung Buddha dalam posisi tidur melambangkan kesempurnaan Sang Buddha yang mencapai pencerahan. Namun, Siapa sangka patung Buddha tidur terbesar ketiga di dunia ada di Indonesia, tepatnya di Mojokerto, Jawa Timur.  Patung berwarna emas ini memiliki panjang 22 meter dan lebar (tinggi) 6 meter menjadikannya terbesar ke-tiga di dunia setelah patung Buddha Tidur di  Thailand dan Nepal. Patung ini terletak di komplek Maha Vihara Trowulan. Sebagai bekas ibukota kerajaan Majapahit,  Mojokerto memang masih menyimpan sisa-sisa peninggalan kerajaan Majapahit.

Awalnya patung ini  tertutup untuk umum. Namun dalam perkembangannya patung Buddha ini menjadi objek wisata yang terbuka untuk umum. Untuk masuk ke dalam komplek Vihara ini dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp5000 untuk wisatawan lokal.  Selain di Maha Vihara Trowulan, di Indonesia sendiri terdapat 2 buah patung Buddha tidur lainnya namun dalam ukuran yang lebih kecil. Yakni di Vihara Dharmadippa Arama, Malang, dan di Vihara Avalokitesvara Buddhagaya Watugong, Semarang.

4. Patung Dewa Murugan, Kabupaten Langkat 
Patung Dewa Murugan, Kabupaten Langkat

Selain di Batu Caves, Selangor, Malaysia, ternyata di Sumatera Utara tepatnya di Kabupaten Langkat terdapat patung Dewa Murugan berukuran raksasa. Dengan tinggi 18 meter, menjadikan patung ini sebagai patung Dewa Murugan tertinggi kedua di dunia. Pastinya setelah patung Dewa Murugan di Malaysia.

Patung yang diresmikan tanggal 28 Oktober 2012 ini menjadi satu dengan komplek  Kuil Shri Raja Rajeswari Amman.  Patung berwarna emas ini dibangun dengan dana pribadi milik ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Medan.  Dewa Murugan atau nama lainnya adalah Kartikeya adalah Dewa Perang dan pelindung kaum Tamil.  Ia merupakan putra dari Dewa Agni (Dewa Api)

5. Patung Bunda Maria Assumpta, Kabupaten Semarang 
Patung Bunda Maria Assumpta, Kabupaten Semarang

Inilah Patung Bunda Maria tertinggi di dunia. Dibangun di Komplek Wisata Religi Gua Maria Kerep, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dengan ketinggian 42 meter.  Patung ini dibuat oleh seniman patung asli dari Ambarawa. Patung ini memiliki ketinggian 23 meter dengan  Ketinggian penopang  19 meter yang apabila ditotal menjadi 42 meter.  Patung yang dibangun dengan sistem bongkar pasang ini mengalahkan patung Bunda Maria tertinggi saat ini yang ada di Bulgaria yang memiliki ketinggian 32 meter.

Di kepala Patung Bunda Maria ini dihiasi replika 7 pancaran sinar yang menggambarkan Sapta duka Bunda Maria. Patung ini menghadap ke arah timur menghadap matahari terbit, menggambarkan bahwa  Patung Bunda Maria ini menyinari semua orang, baik orang jahat maupun orang baik. Rencananya, patung Bunda Maria ini akan diresmikan pada 15 Agustus 2015 mendatang oleh Uskup Agung Semarang. Agama Katolik sangat menjunjung Bunda Maria. Oleh karena itu, Berziarah ke gua Maria adalah hal yang rutin dilakukan oleh umat Katolik.

6. Patung Buddha 4 Wajah, Surabaya

Patung Buddha 4 Wajah, Surabaya

Sekilas patung ini mirip dengan patung Dewa Brahma yang memiliki empat wajah. Tetapi  sejatinya ini adalah patung Buddha. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Thailand untuk melihat patung Budha empat wajah. Ternyata di area wisata pantai Ria Kenjeran, Surabaya, terdapat  patung Buddha dengan empat wajah dan delapan tangan. Masing-masing wajah menghadap ke 4 penjuru mata angin.  Empat wajah ini menggambarkan empat sifat Buddha yakni Pengasih, Murah hati, adil, dan meditasi.

Masing-masing tangan juga memegang benda yang berbeda, seperti  kerang, teratai, tasbih, wadah berisi air, kitab suci dan salah satu tangannya memegang dada. Bahan untuk membuat Patung setinggi 9 meter ini  diimpor langsung dari Negara Thailand dengan menghabiskan dana sekitar 4 miliar rupiah.  Patung ini dihiasi kubah berbentuk stupa dengan tinggi 36 meter. Karena bahannya diimpor dari  Thailand, maka patung ini memiliki kemiripan dengan patung Buddha serupa yang ada di  Altar Erawan, Bangkok, Thailand.  Pembangunan patung ini dimulai pada Juli 2003 dan diresmikan tanggal 9 November 2004.  Oleh MURI, patung ini dinobatkan sebagai Patung Buddha 4 Wajah tertinggi di Indonesia.

7. Patung Yesus di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari

Patung Yesus di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari

Selain di Manado, Patung Yesus dengan ukuran raksasa juga ada di Provinsi Papua Barat, tepatnya di Pulau Mansinam.  Patung dengan tinggi total 30 meter ini dibangun di  komplek Situs Pekabaran Injil Pulau Mansinam.  Patung yang bernama asli Patung Yesus Kristus Raja ini diresmikan pada 24 Agustus 2014 lalu oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Patung ini dibangun sebagai peringatan atas datangnya utusan Zending pertama di tanah Papua  oleh dua pendeta Kristen, Ottow dan Geisher pada tahun 1855. Sekilas patung ini memang mirip dengan patung Kristus Sang Penebus (Cristo Redentor) di Rio De Janeiro.  Patung ini disangga oleh 4 pilar dengan ornamen khas Papua.  Presiden SBY berharap dengan diresmikannya patung ini, Pulau Mansiman menjadi daerah tujuan wisata religi. Sekaligus untuk memperkenalkan kepada publik nilai-nilai sejarah dan religi masyarakat Papua.

8. Patung Dewi Kwan Im, Pematang Siantar
Patung Dewi Kwan Im, Pematang Siantar

Terletak di Vihara Avalokitesvara,Kota  Pematangsiantar, patung Dewi Kwan Im yang satu ini memiliki ketinggian  sekitar 22,8 meter. Kabarnya, ini adalah patung Dewi Kwan Im terbesar se-Asia Tenggara.  Dewi Kwan Im sendiri adalah penjelmaan Buddha dalam sifat Welas Asih dari Asia Timur. Patung yang bahan materialnya diimpor langsung dari Negeri Cina ini kini menjadi ikon baru pariwisata kota Pematang Siantar.

Untuk membuat patung ini, dihabiskan dana sebesar Rp9 miliar. Dibangun pada tahun 2002 dan selesai pada tahun 2005 silam, disekitar patung ini juga terdapat patung-patung kecil yang melambangkan keduabelas shio. Patung ini tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai patung Dewi Kwan Im terbesar dan tertinggi di Indonesia  mengalahkan patung-patung sejenisnya.

9. Patung Maria Bunda Ratu Segala Bangsa, Kab. Sikka 
Patung Maria Bunda Ratu Segala Bangsa, Kab. Sikka

Patung Bunda Maria ini terletak di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.  Patung  ini memiliki tinggi 28 meter dan berdiri di atas pondasi setinggi 18 meter. Patung dengan berat 6 ton ini berdiri kokoh di atas bukit dan menghadap kota Maumere dan Laut Flores.  Patung yang didominasi warna putih ini kini menjadi salah satu objek wisata utama di Maumere.

Untuk mencapai Patung Bunda Maria Segala Bangsa ini membutuhkan waktu  sekitar 1-2 jam dengan jarak 16 Km dari Kota Maumere mengunakan sepeda motor.  Patung setinggi 28 meter itu sempat ambruk karena tidak kuat menahan terjangan angin.  Pemandangan sekitar patung sangat indah dan bisa terlihat keindahan kota Maumere karena patung tersebut dibangun di atas bukit Desa Nilo.

10. Patung Buddha Gilimanuk
Patung Buddha Gilimanuk

Ternyata patung Buddha tertinggi di Indonesia saat ini terletak di Pulau Bali, Pulau yang mayoritas penduduknya menganut agama Hindu.   Patung Buddha ini dibangun di dalam area Vihara Empu Astapaka, Gilimanuk, Jembrana. Dibangun selama satu tahun, biaya yang dihabiskan diperkirakan mencapai biaya Rp1 miliar lebih.  Patung Buddha ini memiliki ketinggian 25 meter dan diresmikan pada tanggal  6 Juni 2013.

Peresmian patung ini dihadiri ribuan umat dari pulau Jawa dan Bali.  Selain menjadi tempat ibadah bagi umat Buddha, Vihara Empu Astapaka, Gilimanuk  juga akan menjadi pusat edukasi dan informasi, persinggahan, dan sekaligus daya tarik wisata bagi wisatawan yang datang ke Bali. Telapak tangan patung  Buddha yang menghadap ke depan ini  merupakan simbol rekonsiliasi dan perdamaian,  sekaligus simbol Bali sebagai Pulau Perdamaian.  Patung tersebut akan menjadi ikon baru pariwisata Bali, khususnya kabupaten Gilimanuk.

11. Patung Hati Kudus Yesus, Merauke

Patung Hati Kudus Yesus, Merauke

Patung Yesus ini terletak di dekat bandara Mopah, Kota Merauke. Patung ini diresmikan dan diberkati  bertepatan dengan peringatan 106 tahun masuknya Kristen di Merauke, pada  14 Agustus 2011. Patung ini memiliki tinggi keseluruhan 12 meter.  Karena letaknya yang berada di dekat Bandara, maka siapa saja yang datang ke Kota Paling ujung Indonesia itu dengan menggunakan pesawat akan disambut oleh Patung yang menghabiskan dana sebesar 12 miliar ini. Patung ini terbuat dari bahan serat khusus. Harapannya, dengan dibangunnya patung Yesus ini, dapat terbentuklah Jati Diri Insan Papua yang beriman Teguh, Pancasilais, Tanggap dan Mandiri.

Itulah kiranya patung-patung keagamaan terbesar dan tertinggi di Indonesia. Ada baiknya kita ikut menjaga keberadaan patung-patung tersebut.  Walaupun mungkin kita bukan pemeluk agama yang berafiliasi langsung terhadap patung tersebut, namun keberadaannya mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia. Keberadaan patung-patung ini juga menunjukkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Sesuai dengan semboyan Negara kita, Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

12. Tugu Menorah Yahudi, Manado
Tugu Menorah Yahudi, Manado

Jangan kira tugu ini ada di Israel atau Palestina. Siapa sangka kalau tugu Menorah ini ada di Indonesia. Mungkin ini adalah patung (tugu) keagamaan paling kontroversial di Indonesia. Tugu Menorah ini terletak di sebuah puncak dataran tinggi pinggiran kota Manado, Sulawesi Utara.  Menorah adalah salah satu lambang peribadatan suci agama Yahudi.

Tugu setinggi 62 Kaki ini disebut sebagai tugu Menorah paling tinggi di Dunia. Manado memang terkenal dengan komunitas Kaum Yahudi yang signifikan. Di sekitar tugu Menorah ini juga terdapat rumah ibadah umat Yahudi, yang disebut sinagog.  Yang menjadi masalah adalah, bagaimana bisa tugu ini dibangun di Indonesia yang masyarakatnya menentang perilaku zionis yang dilakukan oleh Yahudi? Dan yang paling mencengangkan adalah, semua itu dibangun dengan kas pemerintah daerah setempat.

www.idnusantara.com adalah blog yang membahas tentang informasi wisata Nusantara dan kebudayaannya

3 comments

patung yang terakhir itu kok bisa ya lolos dibangun di Indonesia padahal di Indonesia itu tempatnya umat beragama yang percaya akan Tuhan dan menentang perilaku zionis

Kurang tau gan, Indonesia itu memang rumit kan

Itu patung menorah lambang gereja juga keless.....gak masalah lah....

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon