Kamis, 05 Mei 2016

15 Tempat Wisata di Tuban Yang Layak Dikunjungi

Tuban adalah kabupaten yang berada di ujung utara Jawa Timur dan berbatasan langsung dengan kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Karena letakknya di pesisir pantai utara Jawa Timur, Tuban adalah daerah panas.

Dahulu Tuban menyimpan cerita sejarah yang cukup dikenal umat muslim yaitu kota Wali. Banyak sekali wali yang dilahirkan dan di makamkan di Tuban salah satunya Sunan Bonang. Konon kabarnya Tuban merupakan pusat penyebaran agama Islam di pula Jawa.

Yang terkenal dari Tuban adalah minum khasnya yaitu Toak, orang-orang menyebutnya Toak Tuban. Minuman ini terbuat dari hasil penyulingan pohon aren, meskipun rasanya seperti minuman keras namun tidak memabukkan. Hampir disepanjang jalan pantai urata (pantura) ditemui orang yang jualan Toak Tuban.

Dibalik panasnya suhu udara dan wisata religi, ternyata Tuban mempunyai beberapa destinasi wisata yang cukup layak dikunjungi diantaranya wisata pantai, air terjun, makam, masjid, dan goa. Berikut ini idnusantara menjelaskan beberaoa tempat wisata di kabupaten Tuban yang layak dikunjungi.

15 Tempat Wisata di Tuban Yang Layak Dikunjungi:

1. Makam Sunan Bonang, Tuban
Sunan Bonang, adalah salah satu tokoh penyebar agama Islam atau Wali Songo dan banyak menggunakan aktifitas seni dalam dakwah dan penyebaran agamanya. Beberapa karya seni yang diciptakannya dalam bagian penyebaran agamanya antara lain:

Dakwah melalui pewayangan, Menyempurnakan instrumen gamelan, terutama bonang, kenong dan kempul, Wujil, macapat, nyanyian Tombo Ati yang banyak di nyanyikan ulang pada era sekarang ini dan masih banyak lagi. Sunan Bonang, yang memiliki nama Raden Maulana Makdum Ibrahim adalah anak dari Sunan Ampel dan wafat pada tahun 1525 M

Lokasi makam Sunan Bonang terletak di desa Bonang dan merupakan makam yang ramai kunjungan oleh para peziarah yang datang ke Tuban. Pada dasarnya, makam Sunan Bonang berada di 2 tempat yaitu di Bawean dan Tuban, dan dipercaya keduanya adalah asli. Sunan Bonang wafat di pulau Bawean, pada saat itu jenazah akan dikuburkan di Bawean, akan tetapi murid-murid yang di Tuban menginginkan jenazah tersebut di kubur di Tuban.

Lalu pada malam setelah kematiannya, sejumlah murid dari Tuban mengendap ke Bawean, dan mencuri jenazah Sang Sunan. Esoknya, dilakukanlah pemakaman. Anehnya, jenazah Sunan Bonang tetap ada, baik di Bonang maupun di Bawean. Karena itu, sampai sekarang, makam Sunan ada di dua tempat. Satu di pulau Bawean, dan satunya lagi di sebelah barat Masjid Agung Tuban, desa Kutareja, Tuban.

2. Pantai Boom, Tuban
Saat memasuki kawasan pintu masuk Pantai Boom, Anda akan menemukan pintu masuk pantai yang berbentuk seperti layar perahu yang dihiasi juga dengan hamparan taman. Di taman bagian depan ini terdapat dua bangunan berbentuk pendapa dengan prasasti berada di dinding bangunan tentang sejarah Pantai Boom Tuban di Masa Lampau yang mempunyai peranan penting sebagai jalur pelayaran niaga dan pelabuhan pada masa kerajaan Airlangga, Singasari , Majapahit dan masa awal syiar Islam di Tanah Jawa.

Ketika Anda masuk pintu gerbang utama untuk membeli karcis akan disuguhi karya arsitektur luar biasa berupa relief tentara tar tar disebelah kiri gerbang dan relief ronggolawe disebelah kanan gerbang. Baru dipintu gerbang saja, sudah banyak hal menarik yang disuguhkan oleh tempat wisata ini. Tidak jauh dari pintu masuk terdapat sumber air tawar yang mengalir terus menerus. Konon sumur tua merupakan peninggalan belanda, tapi ada juga yang mengatakan ini merupakan peninggalan wali.

Di dalam kawasan pantai, Anda akan menjumpai taman-taman asri yang dihiasi oleh pohon-pohon yang rindang. Disini Anda bisa melakukan jogging atau berjalan-jalan sekedar menikmati suasana pantai. Di sekitar pantai terdapat jalan yang menjorok ke laut. Jalan ini bisa Anda gunakan untuk menikmati panorama laut. Disini juga terdapat beberapa gazebo yang bisa Anda gunakan untuk melihat pemandangan saat matahari terbit ataupun terbenam. Sangat menakjubkan.

3. Pantai Sowan, Tuban
Pantai Sowan berada di tepi jalan Pantura, tepatnya di dusun Sowan, desa Bogorejo, kecamatan Bancar, kapupaten Tuban, Jawa Timur. Berjarak kurang lebih 40 km dari pusat kota. Ketika tiba di pintu masuk tertulis Wana Wisata Sowan, dan setiap pengunjung diwajibkan untuk membeli tiket sebesar Rp 3.000/ orang. Obyek wisata pantai ini memiliki luas kurang lebih 32 hektar. Di kawasan wisata Sowan wisatawan tidak hanya bisa menikmati panorama alam pantai, tetapi juga pesona hijaunya hutan yang tampak asri.

Aneka tanaman yang terdapat di hutan ini antara lain waru, randu, jati, klampis, akasia, mahoni, dan lain-lain. Sedangkan beberapa fauna yang dapat dijumpai di pantai ini antara lain burung kutilang, burung perkutut, burung cendet, burung jalak, burung prenjak, biawak, musang, dan sebagainya. Disamping itu, berbagai fasilitas penunjang lain yang juga tersedia di sini adalah penginapan, warung makan, area bermain, mushola, dan kamar mandi.

4. Pantai Cemara dan Wisata Mangrove, Tuban
Suasana di tepi pantai yang terlindungi oleh rindangnya pohon cemara, membuat setiap pengunjung merasa nyaman untuk bersantai menikmati panorama alam pantai di bawah pohon. Obyek wisata di Tuban ini berlokasi di desa Jenu, kecamartan Jenu, kabupaten Tuban, berjarak kurang lebih 8 km dari pusat kota.

Pantai Cemara & Wisata Mangrove tidak menarik biaya masuk untuk semua wisatawan yang berkunjung, kecuali jika mereka ingin memanfaatkan fasilitas listrik dan air bersih maka akan dikenakan biaya sekedarnya. Luas obyek wisata ini sekitar 56 hektar serta didominasi oleh tanaman bakau (mangrove) dan pohon cemara laut. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain areal parkir, gazebo, aula, kamar mandi, dan sebagainya. Pantai Cemara & Wisata Mangrove ini dikelola oleh Bapak Ali Mansur. 

5. Pantai Kelapa Panyuran, Tuban
Seperti namanya, pantai ini menyuguhkan panorama indah pepohonan kelapa yang nyiur melambai di sepanjang pantai. Pantai ini berada di desa Panyuran, Kecamatan Palang, dengan jarak hanya 6 km dari pusat kota. Tapi karena posisi pantai yang ada disebuah perkampungan, jadi terkesan pantai ini tersembunyi.

Di sini Anda juga akan menemukan banyaknya penduduk lokal yang berprofesi sebagai nelayan, dengan berbagai aktifitasnya. Pantai ini sangat indah, teduh dan masih sangat alami. Pantai ini sering dijadikan tempat untuk berkemah juga. Jadi jika Anda ingin merasakan beach camp, bisa mencobanya di pantai ini.

6. Pantai Remen, Tuban
Banyak pantai di kabupaten Tuban yang menjadi destinasi menarik untuk dikunjungi. Pantai ini terletak di desa Remen kecamatan Jenu. Pantai Remen menyuguhkan pemandangan pantai yang menakjubkan dengan pasir berwarna putih cerah. Disini Anda juga akan menemukan  danau besar dengan deretan pohon cemara laut yang seakan menyambut setiap pengunjung yang datang.

Pantai pasir putih ini ternyata masih baru lho. Pantai ini resmi dibuka baru pada 22 Pebruari 2015 dan dikelolah oleh pemerintah desa Remen. Terdapat banyak sekali tenda-tenda pedagang berjejer di sekitar pantai, terlihat sederhana yang tertata rapi dan bersih. Pantai ini sangat terjaga kebersihannya, bahkan ada banyak tong sampah disepanjang pantainya. Kalo mampir kesini jangan dikotori yah.

7. Pantai Sowan, Tuban
Pantai Sowan berada ditepi jalan pantura, dusun Sowan, desa Bogorejo, kecamatan Banjar. Pantai Sowan memiliki pemandangan alam yang indah dan eksotis. Tempat wisata ini lebih dikenal dengan sebutan Wana Wisata Sowan. Di kawasan Pantai Sowa terdapat kawasan hutan di tepi pantai dengan luas sekitar 32 hektar. Berbagai jenis pepohonan tumbuh subur dikawan wisata ini, mulai dari pohon trembesi, klampis dan mahoni. Obyek wisata ini dikelola oleh KPH Perhutani Tuban.

Deretan pohon di area pantai ini membuat suasana yang seharusnya terasa panas membuat suasana pantai lebih sejuk dan bisa menjadi tempat bersantai. Buat Anda yang suka berkemah dapat menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat berkemah.

8. Goa Ngerong, Tuban
Goa Ngerong terletak di kaki bukit kapur dengan kedalaman sekitar 1,8 km. Obyek wisata di Tuban ini sering dikunjungi oleh wisatawan terutama pada saat akhir pekan dan musim libur sekolah.
Bagi Anda yang menyukai wisata goa, tempat wisata ini berada di desa Rengel, kecamatan Rengel, kabupaten. Tuban. Selain menikmati pesona goa dari luar, wisatawan juga dapat masuk ke dalam goa dengan menggunakan perahu karet. Airnya yang jernih membuat Anda dapat melihat aneka ikan dan kura-kura putih pada kolam kecil yang berada di dalam goa.

Selain itu, di kedalaman ±1000 meter terdapat obyek wisata air terjun, dan sebelum wisatawan tiba di lokasi akan berjumpa dengan ribuan kelelawar. Anak-anak sangat senang berlibur ke obyek wisata ini. Mereka dapat berenang menikmati segarnya air yang mengalir dari dalam goa sembari berinteraksi dengan aneka ikan. Setiap pengunjung juga diizinkan untuk memberi makan ikan berupa biji kapuk atau randu. Terdapat beberapa pedagang yang menjual makanan ikan tersebut di kawasan wisata ini. Harga tiket masuk Goa Ngerong adalah sebesar Rp 3.000/ orang. 

9. Goa Akbar, Tuban
Obyek wisata di Tuban ini berada di bawah Pasar Baru Tuban, sehingga suasanya cukup ramai.
Dahulu goa ini merupakan tempat tinggal R.M. Sahid (Sunan Kalijogo). Kemudian beliau memberitahukan lokasi goa kepada Sunan Bonang. Saat ini, obyek wisata Goa Akbar telah dikelola dengan baik. Pihak pengelola telah memfasilitasi goa dengan alat penerangan sehingga wisatawan dapat melihat stalagmit dan stalaktit dengan lebih jelas. 

Selain itu, terdapat juga jalur yang telah dipaving dan dibatasi oleh pagar stainless steel, sehingga akan memudahkan setiap pengunjung menelusuri tiap-tiap sudut goa. Beberapa hal yang akan dijumpai oleh wisatawan di dalam Goa Akbar selain stalagmit dan stalaktit antara lain musholla, tempat wudhu, kolam ikan air tawar, Paseban Wali, dan lain-lain. Harga tiket masuk Goa Akbar yaitu sebesar Rp 5.000/ orang. 

10. Goa Putri Asih, Tuban
Untuk menempuh perjalanan kesini memang cukup sulit, karena Anda harus melewati hutan dan menempuh perjalanan yang menanjak dan berkerikil sepanjang 2 km. Tapi jangan khawatir, perjalanan yang melelahkan itu akan terhapus dengan keindahan panorama alami gua ini. Goa ini terkenal dengan berbagai ornamen batu didalamnya. 

Ornamen-ornamen itu diantaranya ornamen stalaktit, stalakmit, pillar (penyangga dari ruang kedua dan ketiga), gordyn (ornamen batu karena tetesan air yang sangat tipis hingga membentuk menyerupai kelambu atau selendang), soda strav, flow stone, helektit (batu yang tumbuhnya dari stalaktit yang tumbuh menyamping), heksentrik (batu ini tumbuhnya dari stalaktit tapi tumbuh menyamping kemudian naik keatas), dan calcite floor (berasal dari lelehan flow stone yang men yatu dengan tanah dan membentuk ornamen). Goa ini memiliki 9 ruangan dengan pesona ornamen bebatuan yang beragam.

11. Air Terjun Nglirip, Tuban
Pesona kecantikannya sungguh menawan. Obyek wisata di Tuban ini dikenal dengan nama Air Terjun Nglirip atau Grajagan Nglirip. Ketinggian air terjun ini sekitar 30 meter dengan lebar mencapai kurang lebih 28 meter. Dibaliknya terdapat sebuah goa dengan ukuran yang cukup besar.
Air yang mengalir di kawasan wisata ini berasal dari Hutan Krawak yang berjarak kurang lebih 3 km dan menyatu di dalam sebuah dam.

Beberapa fasilitas yang tersedia di tempat wisata ini antara lain shelter, dan kedai makanan.
Bagi Anda yang ingin berkunjung, Air Terjun Nglirip berada di desa Mulyoagung, kecamatan Singgahan, kabupaten Tuban. Lokasinya cukup strategis karena berada tidak jauh dari jalan utama. Tanpa harus menuju ke tepi air terjun, wisatawan dapat menikmati pesonanya dari sebuah jembatan kecil yang berada di tepi jalan. 

12. Museum Kambang Putih, Tuban

Museum Kambang Putih berada di pusat kota dan berdekatan dengan Masjid Agung Tuban, Makam Sunan Bonang, dan Town Square. Obyek wisata di Tuban ini berlokasi di Jln. Kartini, Nomor 3.
Museum dibuka pada hari Selasa s.d. Minggu pada pukul 07.00 s.d. 14.00 WIB, kecuali hari Jum’at museum akan ditutup pada jam 11.00 WIB, dan di hari Sabtu museum akan tutup pada jam 12.00 WIB. Museum Kambang Putih libur pada hari Senin dan Hari Besar Nasional. Beberapa koleksi yang terdapat di Museum Kambang Putih diantaranya adalah uang kuno, wayang golek, wayang kulit, barongsai, aneka benda pubakala, dan sebagainya. 

13. Masjid Agung Tuban, Tuban

Masjid Agung Tuban dibangun oleh Bupati Tuban pertama yang beragama Islam atau Bupati Tuban yang ke 7 yaitu Adipati Raden Ario Tedjo pada sekitar abad ke 15. Lokasi Masjid berada di jalan Bonang, kelurahan Kutorejo, kecamatan Tuban, kabuparen Tuban. Saat ini, Masjid Agung Tuban memiliki 3 lantai dengan 6 buah menara dan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 5.246 m2, dimana total luas bangunannya sekitar 3.565 m2. Setelah selesai beribadah di Masjid Agung Tuban, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan wisata untuk berziarah ke Makam Sunan Bonang yang lokasinya berdekatan dengan masjid.

14. Pemandian Bektiharjo, Tuban

Berbeda dengan kolam renang atau pemandian lain, air di pemandian ini berasal dari mata air alami. Dikawasan ini ada dua buah kolam yaitu sendang lanang dan sendang wadon. Bahkan sendang wadon difungsikan sebagai kolam renang berstandar nasional. Disini juga ada fasilitas kolam renang buat anak dengan seluncuran dan permainan lain. Jadi pemandian ini sangat nyaman untuk tempat berlibur bersama keluarga dengan membawa anak-anak.

15. Pemandian Air Panas Prataan, Tuban

Tempat pemandian ini ada ditengah hutan kecil. Air panas di pemandian ini berasal dari sumber alami. Konon, warga sekitar percaya jika sumber Air Panas Prataan dapat menyembuhkan berbagai penyakit diantaranya penyakit kulit, gatal-gatal, encok, rematik, dan berbagai penyakit lainya. Bahkan banyak sekali orang-orang dari luar kota yang datang kesini untuk menguji khasiatnya.

www.idnusantara.com adalah blog yang membahas tentang informasi wisata Nusantara dan kebudayaannya

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon