Minggu, 15 Mei 2016

14 Wisata Pantai di Banyuwangi, Jawa Timur

Wisata pantai di Banyuwangi, Jawa Timur adalah beberapa tempat wisata pantai yang ada di kabupaten Banyuwangi. Setidaknya ada 14 wisata pantai di Banyuwangi yang berhasil idnusantara rangkum. Ke-14 wisata tersebut menyuguhkan keindahan laut yang luar biasa. Jadi cocok dijadikan tujuan berlibur bersama keluarga, teman, dan sahabata Anda.

Banyuwangi adalah kabupaten yang berada di ujung Timur pulau Jawa, tepatnya di Jawa Timur. Banyuwangi bebatasan langsung dengan kabupaten Situbondo di utara, selat Bali di Timur, Samudra Hindia di Selatan, serta kabupaten Jember dan kabupaten Bondowoso di Barat. Pelabuhan Ketapang adalah pelabuhan yang ada di Banyuwangi yang menghubungkan Jawa dengan Bali.

Letak geografis Banyuwangi sangat strategis yaitu sebagai akses utama menuju pulau Bali dari seluruh Jawa. Untuk itu perekonomian dan perkembangan Banyuwangi tumbuh pesat. Sejak dulu Banyuwangi terkenal akan cerita sejarah dan legendanya yaitu Minak Jinggo dan Asal-Usul Banyuwangi.

Banyuwangi memiliki beberapa tempat wisata yang keren dan indah. Kabupaten yang berada di ujung timur pulau Jawa ini memiliki cakupan wilayah yang besar sehingga banyuwangi memiliki banyak tempat wisata pantai yang eksotis.

14 Wisata Pantai di Banyuwangi, Jawa Timur:

1. Pantai Rajegwesi, Banyuwangi
Pantai Rajegwesi merupakan pantai yang dijadikan masyarakat sekitar sebagai tempat parkir kapal. Perahu yang ada di sini digunakan para nelayan untuk mencari ikan dan alat transportasi untuk pergi ke teluk Hijau. Ombak di pantai ini sangat besar dikarenakan pantai ini termasuk di Samudra Hindia. Dinamkan pantai Rajegwesi dikarenakan di pantai ini terdapat sebuah batu karang besar. Dalam bahasa jawanya Rajeg berarti Tiang sedangkan Wesi adalah Besi, jika digabung menjadi pagar besi.

Bebatuan dan bukit menjadi pemandangan yang sungguh menawan,dengan pasir bersih berwarna kecoklatan, pantai ini tidak sama dengan pantai lain yang berada di satu kawasan pesisir pantai selatan yang pasirnya berwana putih bersih. Warna kecoklatan ini ditimbulkan karena endapan lumpur di sungai yang terbawa dan bermuara di pantai ini saat banjir tiba.

Pemandangan lain dari pantai ini adalah dijadikannya sebagai pelabuhan bagi para nelayan tradisional yang sekaligus sebagai tempat pelelangan ikan, Jika wisatawan datang ditempat ini saat nelayan mendarat dari melaut, wisatawan dapat menyaksikan hasil laut yang dibawa dan masih segar, gotong royong dan saling bahu membahu saat nelayan lain tiba menandakan kearifan dan keramah tamahan masyarakat sekitar terhadap sesama.

2. Pantai Teluk Hijau, Banyuwangi
Pantai Teluk Hijau atau nama kerennya Green Bay merupakan destinasi faforit di Banyuwangi. Keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi, hutannya yang masih asri dan pantainya yang masih bersih membuat suasana menyegarkan. Tak heran jika masih ada hewan hewan yang berkeliaran di sekitar pantai meskipun banyak pengunjung yang berkunjung di teluk hijau. Salah satunya adalah monyet, pengunjung diharapkan berhati hati dengan hewan yang satu ini karena hewan ini bisa mencuri barang barang anda.

Selain pantai di sini juga terdapat air terjun yang langsung mengarah ke pantai. Konon katanya air terjun ini pernah disinggahi bidadari untuk mandi. Hal itu juga dimanfaatkan pengunjung menggunakan air terjun ini untuk membilas tubuh mereka setelah berenang di pantai.

3. Pantai Boom, Banyuwangi
Letaknya yang berada di pusat kota Banyuwangi membuat pantai Boom menjadi salah satu destinasi yang mudah untuk dikunjungi. Anda bisa menggunakan sepeda atau berjalan kesana jika posisi anda berada di alun alun blambangan.

Pantainya yang berpasir hitam yang bersih tidak kalah dengan pantai yang berpasir putih, ditambah dengan latarbelakang pulau Bali yang bagus ini. Selain bisa menikmati keindahan pantai pengunjung juga bisa mencoba fasilitas-fasilitas yang tersedia di pantai boom seperti payung teduh dan berkuda.

Selain sebagai destinasi wisata andalan Banyuwangi, pantai Boom juga sering dijadikan tempat penyelenggaraan event besar seperti tarian kolosal gandrung yang ditarikan oleh 1000 lebih penari gandrung yang bertajuk Sewu Gandrung dan Banyuwangi Beach Jazz Festival adalah event JAZZ pantai pertama dan satu-satunya di Indonesia yang diadakan di pantai Boom Banyuwangi.

4. Pantai Wedi Ireng, Banyuwangi
Pantai Wedi Ireng merupakan replika kecil dari raja ampat di papua karena sejauh mata memandang akan terlihat tebing tebing yang memutari pulau, di sana juga terdapat pulau pulau kecil. Pantai ini masih tergolong asri, itu terlihat dari medan yang dilalui. Jika anda melalui jalur darat anda akan melewati medan yang sangat berat dan susah karena anda harus melewati hutan dengan jalan yang berlumpur. Anda juga harus mendaki sampai ke ujung bukit lalu menuruninya. Namun percayalah, perjalanan anda tidak akan sia-sia jika sudah sampai ke di pantai. Air lautnya yang masih jernih dan berwarna biru serta bibir pantai yang dikelilingi pepohonan hijau memberikan suasana teduh.

Dalam bahasa Jawa arti dari pantai Wedi Ireng adalah pantai Pasir Hitam namun kenyatanyaannya pasir di sini paling dominan adalah pasir putih. Deretan karang di tepi pantai semakin menambah pesonanya. Di salah satu sisi Pantainya terdapat sebuah batu berukuran sangat besar yang menjadi landmark pantai Wedi Ireng ini.

5. Pantai Grajagan, Banyuwangi
Pantai Grajagan merupakan salah satu pantai yang sangat fenomenal pada jaman dahulu kala sampai-sampai dijadikan sebuah lagu. Salah satu baitnya berbunyi Grajagan Banyuwangi, raino bengi yoo sing tau sepi yang berarti Grajagan Banyuwangi, Setiap Malam tidak pernah sepi. Hal ini menunjukkan bahwa pantai grajagan dulunya sangatlah banyak pengunjungnya. Namun pada saat ini pesonanya kalah dengan pantai pulau Merah ataupun Teluk Hijau.

Pantai yang terletak di desa Grajagan, kecamatan Purwoharjo ini memiliki pasir berwarna hitam dan luas. Di sana terdapat gua dan bukit yang sangat indah, disaat berada di pantai Grajagan anda akan melihat hamparan pantai yang luas dengan ombak laut lepas serta bukit yang menjulang tinggi. Di pantai ini juga terdapat dua goa peninggalan tentara jepang pada perang dunia ke dua.

6. Pantai Plengkung, Banyuwangi
Pantai Plengkung atau lebih dikenal dengan nama G-Land merupakan salah satu destinasi faforit wisatawan dari berbagai negara, terutama bagi mereka yang memiliki hobi berselancar. Pantai ini disebut-sebut sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di dunia karena gulungan ombaknya yang sangat besar.

Pantai Plengkung dijuluki The Seven Giant Waves Wonder oleh peselancar asing karena memiliki 7 gulungan ombak yang memiliki ketinggian hingga 6 meter. G-Land menjadi idaman dunia surfing internasional dan mempunyai ombak terbaik kedua di dunia setelah Hawai. Untuk mendapatkan ombak terbaik pantai pelengkung, peselancar harus tau bulan-bulan yang pas karena tidak disetiap bulan ombaknya besar, hanya ada di bulan-bulan tertentu antara April hingga Agustus.

7. Pantai Parangkursi, Banyuwangi
Asal usul nama Parang Kursi dikarenakan adanya karang besar yang berbentuk seperti kursi. Akhirnya bupati Abdullah Azwar Anas meresmikan nama pantai ini menjadi pantaiParang Kursi. Ada mitos di balik karang besar yang ada di bibir pantai Parang Kursi. Konon, nyi roro kidul muncul ke dunia ini dari dunia jin di tempat ini. Anehnya air yang menyembur di batu ini rasanya tidak asin, melainkan tawar.

Keindahan pantai Parang Kursi diantaranya adalah air lautnya yang sangat jernih, pasirnya yang putih kemerah merahan, dan hijaunya lumut yang menempel di batu karang, serta karang karang besar yang tersusun secara rapi membuat pantai ini terlihat indah. Keasrian alamnya yang masih perawan membuat suasana menjadi tenang. Di iringi oleh desiran ombak pantai yang menyembur di atas batu karang.

Pantai Parang Kursi terletak di kecamatan pesanggaran banyuwangi. Dan berada di antara pulau merah dan pantai lampon. Akses menuju pantai ini cukup ekstreme karena pantai ini masih alami sehingga tidak ada jalan yang memadai. Anda akan melewati semak belukar, hutan, bukit yang terjal dan area tambang emas yang tandus. kendaraan khusus seperti motor trail bisa mempermudah perjalanan anda di track ini.

8. Pantai Pulau Merah, Banyuwangi
Pantai pulau merah adalah salah satu primadona Banyuwangi yang terletak di desa Sumberagung, kecamatan Pesanggaran. Yang membuat beda dari pantai ini adalah adanya sebuah pulau yang terletak di bibir pantai. Keberadaan pulau ini membuat pantai ini semkin eksotis dan menjadi asal mula nama pulau Merah.

Selain pemandangannya yang bagus, gulungan ombaknya yang lumayan besar juga menjadi daya tarik lainnya, tak heran jika banyak surfer pemula atau menengah berselancar di pantai ini.
Karena itulah, pantai ini dijadikan tempat untuk menyelenggarakan event tahunan Internasional surfing competition yang diikuti oleh 20 surfer dari berbagai Negara.

Satu lagi yang tidak kalah mencuri perhatian mata yang sayang sekali untuk dilewatkan, yaitu pemandangan saat matahari terbenam atau sunset. Warna orange dengan kebiruan yang sangat cantik terbenam diantara bukit akan memanjakan mata kita.

9. Pantai Watu Dodol, Banyuwangi
Pantai Watu Dodol merupakan salah satu destinasi wisata menarik yang ada di Banyuwangi, letaknya yang sangat stategis di jalur poros Pantura menjadikan pantai ini ramai dikunjungi. Batu besar dengan diameter 15 meter dan tinggi sekitar 10m yang tepat di tengah jalan yang ditandainya tempat ini berjuluk Watu Dodol, Watu dalam bahasa Jawa yang berarti batu dan dodol adalah jenang, jenang dodol merupakan jajanan khas yang terbuat dari ketan yang rasanya manis berbentuk persegi panjang.

Pantai Watu Dodol memiliki banyak tempat menarik sepanjang pantai terdapat pedestrian untuk bersantai para pengunjung sambil menikmati keindahan pantai berlatar belakang pulau bali. Selain itu terdapat patung gandrung besar yang menjadi ikon Banyuwangi.

10. Pantai Blimbingsari, Banyuwangi
Pantai Blimbingsari terletak di kecamatan Rogojampi, berjarak 23 km dari kota Banyuwangi. Sarana jalan menuju pantai ini sudah baik. Kendaraan umum juga sudah ada. Pantai ini juga dekat dengan bandara blimbingsari. Mungkin setelah anda mendarat di banyuwangi anda bisa menikmati pantai yang satu ini.

Blimbingsari juga terkenal dengan wisata kuliner ikan bakar. Upacra petik laut biasanya diadakan setiap bulan Suro. Selain itu di pantai ini anda juga bisa melihat keindahan sunrise dan melihat para nelayan pulang dari melaut.

11. Pantai Sukamade, Banyuwangi
Berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), pantai Sukamade merupakan salah satu dari Triangle Diomond Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk mencapai pantai ini memang penuh dengan perjuangan karena kawasan Sukamade dikenal memiliki Jungle track yang sangat esktrem dengan pemandangan alam yang masih sangat dan eksotis.

Suasana yang tenang,hutan tropis alami pantai Sukamade menjadi tempat favorit bagi para penyu mendarat dan bertelur. Pantai ini juga disebut sebagai istana penyu karena banyaknya penyu yang mendarat di pantai ini, bahkan dari 6 penyu yang ada di dunia 4 diantaranya mendarat di sini yaitu penyu Slengkrah, penyu Belimbing, penyu Sisik dan penyu hijau.

Banyaknya penyu yang mendarat dan bertelur, menjadikan pantai Sukamade sebagai tempat penangkaran telur penyu dan melepaskannya kembali ke habitatnya setelah tukik-tukik yang menetas siap untuk dilepaskan. Wisatawan tak hanya bisa melihat saja, anda juga bisa turut serta dalam pelepasan tukik. Untuk melihat tukik-tukik bertelur wisatawan harus menunggu hingga malam hari karena biasanya tukik mendarat di pantai sekitar jam 19.30. Sekali bertelur tukik-tukik ini bisa menghasilkan telur hingga ratusan dan akan kembali ke laut pada jam 24.00. Penyu-penyu ini tidak setiap hari mendarat di pantai ini hanya pada bulan-bulan tertentu. Penyu betina akan sering mendarat saat bulan November.

12. Pantai Bangsring, Banyuwangi
Pantai yang terletak di dusun Krajan, desa Bangsring, kecamatan Wongsorejo ini memiliki keindahan bawah laut yang indah. Pantai ini sangat cocok bagi anda pecinta olahraga snorkeling. Pengunjung bisa menikmati keindahan biota dan tanaman laut yang lumayan bagus.

Selain terumbu karangnya yang indah, di sini juga ada ikan hias yang menghiasi perairan di Bangsring Underwater. Mereka berenang menari nari diatas coral yang ada di sini. Coral di sini tebagi menjadi dua, yaitu soft coral dan hard coral yang masih terjaga dengan baik. Dan menjadi tanaman yang indah bagi 500 jenis ikan hias perairan ini. Namun dari 15 spesies yang tersebar dalam perairan ini, yang paling banyak diminati adalah jenis angel dan yang paling banyak diburu adalah ikan jenis betok. Stoknya yang melimpah membuat jenis ikan betook dibutuhkan dalam jumlah yang banyak.

13. Pantai Mustika, Banyuwangi
Keistimewaan dari pantai Mustika adalah pantainya masih bersih dan alami, selain itu panjang pantai hampir mencapai 2 km membentuk setengah lingkaran dan ditengah tengahnya ada pulau Mustaka. Rencananya pantai Mustika akan dibagi menjadi dua bagian yaitu public dan private agar semua kalangan bisa menikmati. Hal ini dilakukan karena permintaan wisatawan menengah keatas yang menginginkan duduk santai dan ngopi dengan suasana yang tenang.

Ombak di pantai Mustika tidak terlalu besar, cukup aman bagi anda yang mengajak anak anaknya bermain di pinggir pantai atau berenang di pantainya. Di sekitar pantai banyak ditumbuhi pohon kelapa yang membuat suasana menjadi sejuk. Di sini juga disediakan meja dan kursi agar pengunjung bisa duduk santai dan menikmati indahnya sunrise.

14. Pantai Bedul, Banyuwangi
Wisata pantai Bedul atau juga disebut dengan wisata Mangrove Blok Bedul, letaknya berada di dusun Bloksolo, desa Sumberasri, kecamatan Purwoharjo, kabupaten Banyuwangi. Wilayah ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Wisata Mangrove Bedul memang terletak di tengah-tengah antara pantai Grajagan dan Purwo serta Plengkung (G-Land).

Asal usul nama Bedul konon berawal dari banyaknya ikan Bedul yang ada di daerah sekitar Segoro Anakan Bedul. Ikan Bedul merupakan salah satu jenis ikan Gabus yang memiliki sirip dipungungnya. Sungainya yang panjang serta disamping kanan dan kiri yang dipenuhi oleh tumbuhan membuat anda terasa seperti berada di sungai amazon. Anda bisa menelusuri sungai dengan menggunakan perahu warga sekitar yang dinamakan dengan gondang gandeng.

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon