Jumat, 27 Januari 2017

Watu Dodol Banyuwangi Yang Misterius

Bila Anda hendak menuju ke Banyuwangi atau Bali lewat jalur utara (pantura) pasti akan menemui Watu Dodol. Letaknya yang sangat strategis dipinggir jalan membuat Watu Dodol mudah dilihat orang. Banyak yang berhenti sejenak di sini untuk istirahat dan berfoto-foto karena spotnya cukup bagus. Karena letakknya dipinggir jalan dan selat Bali, Anda dapat menyaksikan daratan pulau Dewata dari kejahuan.

Tidak jauh dari Watu Dodol yaitu pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Dalam bahasa Jawa, Watu artinya batu (Batu Dodol). Sebenarnya yang menjadi objek wisata bukan hanya pada Watu Dodol namun pantainya juga bagus. Di samping Watu Dodol, disuguhi keindahan patung putri yang menari dengan kipas (pantung gandrung Banyuwangi).

Yang menarik dari Watu Dodol adalah banyaknya monyet yang berkeliaran di sini, monyet-monyet tersebut menggelantung dan berjalan di atas kabel yang ada di pinggir jalan Watu Dodol. Tidak heran kalau banyak orang yang memfoto monyet tersebut.

Watu Dodol
Menurut cerita setempat Watu Dodol sangat misterius, penasaran dengan misteri yang ada di sana silahkan simak uraiannya berikut ini:

Watu Dodol merupakan nama sebuah batu setinggi 10 meter yang berada di jalur Pantura Banyuwangi - Situbondo. Ada banyak hal aneh terkait dengan keberadaan batu ini. Menurut pernyataan masyarakat setempat, Batu yang berada di pinggir jalan Pantura ini memiliki unsur magis di dalamnya. Konon dulu batu ini pernah dicoba untuk dipindahkan dengan berbagai alat berat, ditarik menggunakan kapal, dan juga juga di angkat menggunakan helikopter.

Namun Batu tersebut tak sedikit pun bergeser dari tempat asal nya, dan masih tetap kokoh hingga sekarang. Ada juga yang mengatakan bahwa batu ini merupakan sebuah pintu ghaib untuk menuju istana di pantai selatan.

2. Watu Dodol Dapat Bergerak Sendiri
Gandrung merupakan sebuah tarian adat masyarakat Banyuwangi. Di area wisata Watu Dodol ini terdapat sebuah patung gandrung yang dibangun diatas sebuah pos di tepi pantai. Patung ini merupakan sebuah icon Kota Banyuwangi. Dan ketika anda menjumpai patung tersebut, berarti anda sudah berada di kawasan wisata Watu Dodol. Menurut beberapa kabar yang beredar di Banyuwangi, Patung Gandrung tersebut dapat menari dan bergerak dengan sendirinya. Kesaksian tersebut pernah di alami oleh warga setempat, dimana posisi badan dan tangan terkadang berubah ubah. Dan berubah nya posisi tersebut sama persis dengan pola tarian Gandrung.

3. Watu Dodol Sumber Air Tawar

Ada lagi sebuah fenomena yang aneh tapi nyata yang dapat teman teman jumpai ketika berkunjung ke wisata ini, yaitu Sumber Air Tawar. Jadi begini, ketika sedang dalam keadaan pasang, air laut bisa masuk ke Sumber Air Ini. Nah anehnya, air laut yang masuk ke sumber ini rasanya tidak lah asin, melainkan tetap tawar. Jadi Sumber ini dapat mengubah rasa air laut yang mula nya asin menjadi tawar.

Air yang berasal dari sumber tersebut konon katanya dapat digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Nah oleh penduduk setempat, sumber air ini pun diberi pembatas layak nya sebuah sumur. Siapapun yang ingin mengambil air nya dapat menggunakan sebuah timba yang telah disediakan oleh warga.

Kabar mengenai Sumber Air Tawar ini tidak hanya diketahui oleh masyarakat Banyuwangi saja, melainkan tersebar di berbagai daerah. Bahkan, masyarakat Bali selalu mengunjungi tempat ini saat menjelang hari suci seperti Waisak.  Dan juga tidak sedikit para sopir yang melintas di jalur Pantura Banyuwang - Situbondo menyempatkan mampir ke sumber air ini untuk memberikan berbagai macam sesajen seperti Kembang, Uang, dan Buah buahan.

Itulah beberapa kejadian yang terkait dengan Misteri Watu Dodol Banyuwangi. Penulis tidak tau secara pasti perihal kebenaran tentang beberapa mitos tersebut. Dan artikel ini dibuat berdasarkan beberapa sumber yang penulis dapatkan.

Pantai Watu Dodol
Apabila ingin menikmati keindahan alam bawah laut ataupun menyalurkan hobby memancing, Anda bisa menyewa perahu nelayan. Atau cukup berjalan menyusuri Pantai Watu Dodol bermain atau mandi air laut dan setelahnya bisa menikmati es kelapa muda yang  banyak dijual oleh para pedagang disepanjang  pantai.

Kawasan watu dodol dikenal dengan bongkahan batu cadas dari tebing yang menjulang ditengah-tengah jalan raya.  Keunikan lain yang dapat ditemukan di pantai Watu Dodol ini adalah batu karang yang bentuknya berbeda dengan batu karang kebanyakan. Batu karang di pantai Watu Dodol berwarna hitam mengkilap dan sangat keras. Tumbuhan kaktus juga banyak ditemukan tumbuh di sekitar bebatuan.

Di Pantai Watu Dodol juga terdapat dua bunker (tempat pertahanan sekaligus persembunyian) yang dibangun dan dipakai pada masa pendudukan Jepang (1942 – 1945). Pada hari-hari tertentu di kawasan pantai watu dodol digelar lomba perahu layar sebagai rangkaian dari upacara petik laut atau pestanya para nelayan sebagai ucapan syukur atas hasil laut yang diperoleh selama setahun.

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish
EmoticonEmoticon